This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, May 5, 2011

Pecatur Etnis Simalungun Harus Pintar Bergaul

Penamedia CCS, Medan – Pertandingan catur simultan antar etnis Simalungun yang digelar CCS tanggal 5 april di Sawit Simalingkar yang disimultani pecatur senior CCS Erwin Sebayang. Pecatur papan satu Rudin Saragih berhasil menumbangkan pecatur simultan Erwin sebayang di langkah ke-41, sekaligus meraih biaya pembinaan alakadarnya.

Ketua CCS J. Girsang mengatakan: “Bahwa pecatur etnis Simalungun yang ada di Simalingkar, pintar-pintar bermain catur. Terlebih pemuda Simalungun yang dari Raya yang melanjutkan pendidikannya di Medan dan bertempat tinggal di Simalingkar. Oleh karena itu, kepada para pecatur etnis Simalungun harus diimbangi pintar bergaul ditengah-tengah masyarakat dan tidak hanya di kelompoknya saja, serta harus bisa bergaul dengan etnis lain, baik pribadi lepas pribadi dengan arti positif. Karena seseorang dapat menerima perubahan pergaulan yang membuat wawasan kita semakin luas dan berkembang. Dan begitu juga suatu ibu kota yang baru dibenahi supaya lebih cepat perkembangannya, serta masyarakatnya harus legowo menerima perubahan/pembaharuan ditengah-tengah lingkungannya.” ujarnya. (Goldo)

Wednesday, May 4, 2011

DPRD : Mengusir Utusan Pemrovsu Dalam Rapat Dengar Pendapat

Penamedia CCS, Medan - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara, Syamsul Hilal mengusir dua utusan Pemprovsu dalam rapat dengar pendapat komisi A soal sengketa lahan di Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. "Silakan keluar kalau tidak bisa menjawab pertanyaan kami," ujar anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan ini. Tindakan pengusiran ini terjadi karena dua orang utusan Pemprov bernama Norma dan Masbullah tidak mampu menjawab pertanyaan dari Syamsul Hilal mengenai letak lahan yang disengketakan. Ketika ditanya, apakah pokja telah selesai melakukan penelitian atau belum. Norma hanya mengatakan bahwa Kelompok Kerja (Pokja) Pemprov Sumut telah melakukan penelitian terhadap 5.870 ha lahan yang disengketakan antara warga dan PTPN II di Langkat.

Ia tidak mampu menjelaskan secara detail tentang lokasi lahan serta tidak dapat menunjukkan hasil penelitian tersebut, termasuk lahan seluas 182 hektar yang dipermasalahkan Kelompok Tani Perjuangan di Desa Kepala Sungai dan Desa Suka Mulia, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat.

Mendengar jawaban seperti itu, Syamsul langsung meminta pimpinan rapat untuk mengeluarkan kedua orang tersebut. Dan diamini langsung oleh ketua rapat yang saat itu dipimpin oleh IF Pulungan. "Silakan keluar. Kami beri waktu untuk kembali ke kantor dan menyiapkan bahan yang kami butuhkan dalam rapat ini," ujar anggota DPRD dari Partai Golkar itu. (Barat)

DPRD SU: Evaluasi pendidikan

Penamedia CCS, Medan - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Brilian Moktar, menilai upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) untuk mewujudkan masyarakat tidak bodoh belum terealisasi. Selain itu, sistematis kontroling pendidikan di Sumut juga belum berjalan sampai ke level bawah. Brilian mengatakan: "mekanisme rakyat tidak bodoh itu sudah jelas. Sehingga proses wajib belajar sembilan tahun dalam priode lima tahun kepemimpinan Syamsul-Gatot harus dibuktikan dan visi misi gubernur dalam mewujudkan masyarakat tidak bodoh harus tetap diwujudkan."

“Saat ini pendidikan Sumut sudah mendesak untuk dievaluasi karena program Syamsul-Gatot, masih banyak yang belum dijalankan dengan baik. Saya menilai masih sangat pesimis apa yang dicanangkan Pemeritah Pusat dengan visi misi gubenur bisa tercapai. Terutama di daerah tertinggal, kondisi pendidikannya juga semakin tertinggal," ujarnya kepada reporter CCS yang meliput di DPRD Sumut.

Menurutnya, jika mau berhasil dalam mewujudkan visi misi tersebut, Gatot dinilai perlu aspirasi dari guru, pakar pendidikan dan kemudian merangkumkan. Selanjutnya membuat strategi rakyat tidak bodoh dan tidak menyimpang dari program. (Barat)

Selamat dan Sukses Dapat Mempererat Silaturahmi

Penamedia CCS, Medan – Memberikan ucapan dan Selamat sukses ada berbagai cara. Ada yang mengatakan secara langsung kepada yang bersangkutan, adapula melalui bentuk bunga papan, begitu juga melalui iklan media cetak dan elektronika kepada yang melakukan hajatan baik berupa: perkawinan, wisuda, pelantikan, Dirgahayu Hut, dan sebagainya. Menurut R.br Hombing pengusaha papan bunga, “Semua pengadaan selamat dan sukses dapat bertujuan untuk mempererat rasa silaturahmi ditengah-tengah antar kedua pihak,” katanya.

Dan begitu juga selamat dan sukses melalui iklan media cetak dan elektronik seperti pada pelantikan Himpunan Mahasiswa Simalungun (Himapsi) yang baru-baru ini. Yang mana melalui Koran Metro 24, Drs. Alexius Purba Ketua Presidium Partua Maujana Simalungun-Medan, juga memberikan selamat dan sukses. Begitu juga Pemkab Simalungun memberikan Dirgahayu HUT SIB Ke-41. “Jadi, semua itu sama tujuannya ito”: ujar R. br. Hombing dengan logat bataknya lagi kepada CCS, ditempat usaha toko bunganya di bilangan Simalingkar-Medan, Kamis (4/5). (Goldo)

Tuesday, May 3, 2011

Ketua PN. Medan Lantik Empat Hakim Adhoc

Penamedia CCS, Medan – Empat hakim adhoc yang dinyatakan lulus tes oleh tim dari Mahkamah Agung, masing-masing Rodslwony SH., L. Tobing SH., Tirta Winata SH., Merry Purba SH., Keempat hakim adhoc tersebut resmi menjabat sebagai hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Setelah resmi dilantik ketua PN. Medan Drs. Panusuran Harahap SH., pada senin (2/5).

Humas PN Medan Ahmad Guntur SH., mengatakan pengadilan Tipikor Medan akan menangani segala perkara korupsi di Wilayah Sumatera Utara, se-Sumut. “Jika perkara korupsi yang masih berjalan diteruskan ke PN Medan. Jika ada perkara korupsi yang akan disidangkan, maka langsung ditangani tipikor” ucap Guntur.

Drs. Panusuran Harahap SH., Ketua Pengadilan Negeri Medan dalam kata arahannya mengharap, agar keempat hakim adhoc tersebut banyak belajar dalam melaksanakan tugas dan disiplin. Yang mana setiap hakim yang mengadili suatu perkara harus bisa mengatasi intervensi atau bentuk tekanan.

Pengambilan sumpah, menyusul diresmikannya pengadilan Tipikor Medan di Banjarmasin beserta 14 pengadilan tipikor lainnya pada tanggal 28 April yang lalu. Adapun ke-14 pengadilan Tipikor lainnya yakni: Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang, Tanjung Karang, Serang, Yogyakarta, Banjarmasin, Pontianak, Samarinda, Maksar, Mataram, Kupang, dan Jaya pura. Sehingga total pengadilan tipikor di Indonesia sebanyak 18 pengadilan. Karena sebelumnya juga telah diresmikan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang merupakan pengadilan Tipikor pertama, serta Semarang, Bandung dan Surabaya.(007)



SELAMAT KEPADA HAKIM ADHOC YANG TELAH DILANTIK OLEH KETUA PN MEDAN, SENIN (2/5)

MN. Bakhori Nasution Duta Atlet Catur Sumut Ke Porwil Sumatera (PRAPON)

Penamedia CCS, Medan – MN. Bakhori Nasution pecatur kota Salak Padang Sidempuan satu-satunya duta atlet catur sumut mengikuti Porwil Sumatera (PRAPON) yang bakal digelar di Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Menurut Bakhori, pecatur papan atas wilayah IV itu meliputi; Kota Sidempuan, Sibolga, Gunung Sitoli, Taput, Tapteng, Paluta, Palas, Madina, Nias Selatan, Nias Utara, Nias, mengatakan: “Kini komdisinya sudah siap tempur mengikuti Porwil Sumatera, dalam membela nama sumut. Oleh karena itu, mohon doa restu bang” tambah pecatur jebolan dwitarung CCS tersebut.

Menurut beberapa pecatur CCS, seperti; MN. Ramadhan Sitepu, Aklin Marbun, Marihot Simanjuntak, Erwin Sebayang, dikirimnya Bakhori ke Porwil Sumatera mewakili sumut adalah satu perubahan besar ditengah-tengah PERCASI-SU karena selama ini mengirimkan atlet hanya main tunjuk saja. Disisi lainnya, menurut MN. Marihot Simanjuntak: “Juara catur berskala Nasional Piala Rektor Amir Hamzah dari Simalungun tersebut mengatakan, pecatur Bakhori Nasution adalah pecatur yang tangguh baik cara bertahan maupun menyerang.” Kata pecatur berkumis lebat itu.(007)



PENAMEDIA CCS

Monday, May 2, 2011

Penggarap Lahan Pemkab Simalungun di Tapian Dolok, Dihalau Satpol PP

Penamedia CCS, Simalungun – Lahan Pemkab Simalungun di Kecamatan Tapian Dolok Kabupaten Simalungun seluas 77,24 ha dari total 200 ha yang dulunya eks PT. Goodyar yang telah habis masa hak guna usahanya. Pada minggu (1/5) Petugas Satpol PP menghalau penggarap lahan milik pemkab Simalungun. Membuat para penggarap lari terbirit-birit ke kampung-kampung.

Menyikapi isu miring penyewaan lahan milik pemkab itu kini keberadaannya semakin luas, maka pihak kecamatan sejak pukul 07.00 WIB bersiaga di lahan yang sebagian telah tampak ditanami para penggarap liar. Tetapi pertengahan hari setelah petugas satpol PP pergi, seorang petani tampak dengan seenaknya kembali datang membawa alat semprot untuk menyemprot tanaman yang digarapnya. “Dan lihatlah itu dia mengira kami sudah pergi, dan begitulah terus main kucing-kucingan”, kata camat Williamar Saragih berucap.

Menurut Williamar sejak mendapat instruksi dari Bupati Simalungun DR. JR Saragih pihak kecamatan telah membuat himbauan kepada para penggarap agar tidak lagi menggarap kebun karet eks PT. Goodyar dan Camat menyebutkan: “Penggarap berasal dari dua daerah ini, serta menyebarkan selebaran pengumuman dan menyisipkan pesan-pesan terkait hal tersebut pada acara perkumpulan warga seperti perwiritan. Oleh karena itu diberikan himbauan, jika himbauan tidak diindahkan dan ditaati maka berikutnya akan diberikan peringatan sampai 3 kali berturut-turut. Jika tidak dipatuhi juga maka penggarap akan ditangkap sesuai hukum yang berlaku” tambahnya.

Menurut pengamat CCS : “Sebaiknya penggarap meninggalkan hal yang tidak terpuji itu karena bagaimanapun itu lahan adalah milik pemerintah. Jadi jangan mengharap mungkin adanya ganti rugi. Yang ironisnya lagi, penggarap yang melanggar himbauan yang sudah ditentukan bisa-bisaa masuk penjara sesuai dengan hukum yang berlaku. Dan bukankah hidup ini indah diberikan yang Maha Kuasa, kita tetap sehat walafiat dan tidak berurusan dengan hukum. Karena itu, marilah kita ambil nilai positifnya”. (007)



PENAMEDIA CCS, SIMALUNGUN