This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Thursday, November 14, 2013

Jelang Pilkada Taput Putaran Ke-2 CATUR SAURMA Ikkon Do Monang !


Taput, Penamedia CCS ...
   Masyarakat Catur Taput, yang gemar mengasah otak melalui permainan catur diberbagai lapo tuak dan warkop-warkop yang ada di Taput mengatakan : “Hubuat raut-raut mare-mare ni napuran, unang mabiar talu bolo di Pemilihan, Catur Saurma Ikkon Domonang, Ikkon Domonang asa haru sonang”, ujar mereka

     Menurut Aklin Marbun (32) pecatur Taput yang bernaung di CCS mengatakan : “Apabila catur yang unggul Skak Mat bervariasi bisa dilakoni catur yang unggul, baik Skat Mat Mati Pion atau Skat Mat berada dikotak putih, itulah keunggulan catur yang unggul”, paparnya.

      Disisi lainnya menurut Atlet Catur CCS, jelang putaran kedua Pilkada Taput catur yang unggul berpotensi membuat gaya/pola/sistem, catur botak licin, karena diputaran pertama telah unggul 3% maka jelang putaran kedua, catur cukur botak licin bisa menjadi unggul 10%, ibarat bermain tinju dipertandingan perdana menang angka maka dipertandingan kedua menang (KO)”, ujar para Atlet catur senior CCS. (007)


“ CATUR CUKUR BOTAK LICIN, Bakal Beraksi di Putaran ke-2 PILKADA TAPUT. . . he…he…he.. (04 … ”(04).

PRESIDEN PHP, ALDIAN PINEM: DINASTI POLITIK AKIBAT SISTEM PILKADA


Medan , Pena Media Ccs...
      Dinasti politik tumbuh subur di Indonesia akibat sistem Pilkada yang diterapkan saat ini berazaskan prinsip keadilan tetapi berazaskan prinsip kompetitip (bersaing). Dalam prinsip bersaing selalu yang unggul adalah mereka yang mempunyai modal yang kuat termasuk finansial dan juga modal kekuatan massa. Tumbuhnya keunggulan dalam persaingan apabila masyarakat sebagai pemilih tidak mempunyai pendidikan politik dan juga dipengaruhi oleh jaringan etnis.

   Jadi tumbuhnya dinasti politik untuk berkuasa di Indonesia ada empat faktor, yaitu faktor kekuatan modal finansial, faktor kekuatan massa, faktor tingkat pendidikan politik masyarakat masih rendah dan faktor kuatnya pengaruh etnis atau golongan. Keempat faktor tersebutlah yang harus dibatasi dan dibentengi oleh undang-undang tentang pelaksanaan Pilkada.

         Ada dua komponen peraturan yaitu UU No. 12 Tahun 2008 jo UU No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah dalam pasal 59 dimana untuk pemilihan Kapala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pasangan tersebut diusulkan Partai Politik atau calon independen. Sedangkan dalam UU No. 2 tahun 2011 jo Pasal UU No, 2 tahun 2008 Tentang Partai Politik dalam Pasal 29 dinyatakan Partai Politik melakukan rekruitmen terhadap bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Dua komponen hukum tersebut seharusnya membuat suatu ketegasan untuk pemilihan Kepala Daerah dibuat pembatasan mengenai keluarga yang dilarang untuk mendapatkan kedudukan jabatan publik baik disatu Kota/Kabupaten/propinsi.

      Dengan tidak adanya pembatasan tersebut, maka dinasti politik tumbuh di indonesia karena sistem Pilkada yang diatur oleh UU No. 12 Tahun 2008 dan juga UU Partai Politik No. 2 tahun 2011. Sebab kedua UU tersebut tidak memberikan kesempatan untuk melakukan kegiatan politik kearah faktor kekuatan etnis atau kekuatan golongan yang mempengaruhi masyarakat melalui faktor kekuatan modal finansial.
   
    Penerapan kekuatan finansial dapat mempengaruhi peta politik yang dapat diterapkan oleh publik figur melalui pendekatan geografis negara kepulauan dan faktor budaya serta faktor etnis. Sehingga kekuatan politik tersebut dapat menumbuhkan dinasti politik dari abang ke adik, dari Bapak ke anak, dari suami ke istri, dari mertua ke menantu, dari ipar ke ipar.

    Pelaksanaan pilkada dengan menerapkan budaya kompetitif, maka menumbuhkan sistem liberalisasi yang artinya menerapkan nilai-nilai budaya musyarawarah dan mufakat dengan menjunjung tinggi moralitas.

        Tujuan ditumbuhkannya dinasti politik adalah akibat mendapat kekayaan untuk tujuh keturunan dalam suatu kekuasaan telah dirasakan nikmat karena pengusutan tindak pidana korupsi di Indonesia terkesan tebang pilih dan penindakan korupsi melalui penghukuman dianggap terlalu ringan sehingga efek jera dan rasa takut korupsi sama sekali tidak ada. Akibat kelemahan penindakan korupsi tersebut, maka menumbuhkan dinasti politik yang sangat berpeluang besar dan juga sulit untuk diberantas.
      
      Untuk memberantas dinasti politik, maka perlu diatur lebih sempurna lagi UU No. 2 Tahun 2011 jo UU No, 2 tahun 2008 Tentang Partai Politik agar partai politik yang melakukan recruitment untuk pengurus partai, untuk bakal calon legislatif dan untuk bakal calon Kepala Daerah dapat juga dilakukan revisi agar calon yang diajukan oleh partai politik tidak mempunyai hubungan kekeluargaan dengan oknum tertentu yang sedang berkuasa di wilayah Propinsi/Kota/Kabupaten calon tersebut diusulkan Dengan adanya revisi kedua UU tersebut, maka dinasti politik di Indonesia dapat dicegah agar praktek korupsi yang merugikan uang Negara dan memiskinkan rakyat serta menghambat pembangunan dapat diberantas sehingga tumbuh kehidupan rakyat yang makmur dan sejahtera.(EJG)

Saturday, November 9, 2013

CATUR CLUB CCS : Berkompetisi Jangan Beban Mental


Medan, Penamedia CCS

Mengikuti satu kompetisi, atau turnamen satu kejuaraan yang gaungnya bergengsi, seyogianya jangan sampai beban mental, hal tersebut bisa memperburuk situasi bertanding. Seorang atlet jika sudah beban mental mengikuti tinju 12 ronde, mulai ronde 1 sampai 7, telah kalah angka, naga-naganya sipetinju dalam hatinya cuman ada 1 cara untuk membuat (TKO atau KO lawan tandingnya), tetapi apa yang terjadi ? Kebanyakan menelan pil pahit, ujar Edwin J. Girsang, Ketua DPP Catur Club & Pengamat Catur Kompetisi CCS.

Maka beban mental ada pada calon kandidat yang diungguli pada putaran pertama menapak keputaran kedua di berbagai Pilkada di Sumut di akhir 2013 ini. Jika satu pasangan kandidat diungguli 3 % dan 10 % dari pesaingnya, maka jelang putaran kedua luka tersebut tetap luka, untuk menyalip, mengimbangi di putaran kedua tipis peluang menang, karena beban mental telah mewarnai pikiran. Tetapi lain halnya dengan pasangan calon kandidat yang unggul , di putaran keduanya tidak mempunyai beban mental, prinsipnya tidak muluk-muluk, cukup membuat unggul seperti tarung di putaran pertama, dan ibarat Dwi Tarung Catur cukup bermain remis.

Oleh karena itulah jika menghadapi satu kompetisi yang sifatnya perolehan suara terbanyak sistem peringkat, upayakan jangan sampai diungguli, efisiennya seyogianya berkompetisi itu jangan sampai beban mental. (04)


“ Nunga jonok be kapal i, tiop gomos jala ta pagogo martamiang, he…he…he… ”(04).

PENGAMAT CCS : Dr. Capt Anthon Sihombing Akan Mencapai Cita-Citanya Duduk Kembali di DPR-RI 2014-2019


Medan, Penamedia CCS

Dr. Capt Anthon Sihombing Caleg Incumbent DPR-RI dari Nomor urut 1 yang diusung Partai Golkar, Dapil 3, Pematang Siantar, Simalungun, Tanjung Balai, Asahan, Batubara, Dairi, Pakpak Bharat, Karo, Binjai Langkat.

Menurut pengamat CCS, cikal bakal mencapai cita-citanya kembali duduk menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019, pasalnya ! Incumbent tersebut khususnya Siantar-Simalungun dang tarpasiding (tidak terlupakan) karena alam kota pendidikan dan bumi habonaron do bona itu, telah bersahabat dengan dirinya, cuman lebih mantap lagi Siantar Men yang ada di Siantar dirangkul !

Kemenangan Anthon di ronde pertama dan kedua bermula dari Siantar – Simalungun hingga ronde kesembilan lainnya menular ke berbagai kabupaten/kota daerah pemilihannya. (04)

Tuesday, November 5, 2013

PARTAI BESAR PEMILIHAN DAPIL 2 DIPASTIKAN MENELURKAN CALEGNYA

Medan , Pena Media Ccs...
        Beruntunglah 1 caleg yang diusung partai besar khususnya Dapil 2, kawasan pemilihan, Medan Sunggal, Selayang, Tuntungan, Johor, Polonia, Maimun. Baik dari Partai Demokrat, PDIP dan Golkar.
            Karena Partai yang tiga ini selalu pastikan menelurkan caleg terbaiknya pinomat 1 kursi mewakili Dapilnya, mengenai remis, tambah atau kurang hanya yang diatas yang tau “ujar” J .Girsang, sedangkan Partai lainnya tetap membayang-bayangi.
            Oleh karena itu caleg yang bernaung di tiga Partai ini, ibarat bermain catur harus perlu hati-hati supaya jangan blunder, dari 6 Kecamatan atau (catur 6 babak ) pinomat 3 Kecamatan terpaforit (catur 3 poin) karena poin 3 cukup signifikan alias tidak terkejar didalam kompetisi pemenang suara terbanyak system peringkat di Pemilu 2014 nantinya.
           Ditambahkan Edwin J.Girsang “khususnya“ caleg Banteng Gemuk bermulut putih itu. Sosok poin 3 diprediksi dapat dilakoni Drs. Daniel Pinem Nomor Urut 2, karena Medan Selayang, Medan Tuntungan diatas kertas sudah merapat, tinggal memoles 1 Kecamatan lagi katanya dengan suara merendah. (IEG)

Pasangan Saurma No.4 Di Prediksi Unggul di Putaraan Ke-2 Pikada Taput 11 Desember 2013 . ! HE..HE..HE.....(04).

INCUMBENT YANG TIDAK BERBUAT BAKAL RONTOK DI PEMILU 2014

Medan , Pena Media Ccs..
Ada pepatah mengatakan, mempertahankan lebih berat daripada merebutnya kembali. Pepatah tersebut fatal ditujukan kepada caleg incumbent yang selama periodenya duduk tidak berbuat, maka incumbent tersebut bakal rontoh dipemilu 2014 nantinya.

Tetapi apabila incumbent tersebut banyak berbuat selama periodenya bergulir, pepatah tersebut bisa di filter,

Contohnya :

1. Incumbent diusung parpol selama periodenya rajin reses ke Dapil Pemilihan, pinomat 2 x dalam setahun, dengan pola dan system yang berbeda terkadang turun langsung kebawah dan terkadang mengumpulkan orang perorang mewakili Dapil masing-masing disatu tempat.

Maka tibalah saatnya pemilu digulirkan maka caleg incumbent tinggal memoles dan, danapun tidak banyak keluar, jadilah barang itu dulu seperti kata Sutan bhatuegana ditirukan pesatur lansia unjal-unjal yang sudah berkepala 7 tersebut, (04).

Saturday, November 2, 2013

CATUR CLUB CCS : CALEG DAPIL II DARI PARTAI PKPI BERPELUANG MEREBUT SATU KURSI DI PEMILU 2014


Medan, Penamedia CCS.
Pemilu 2014 menjanjikan kepada calon legislatif yang di usung parpol masing-masing untuk dapat duduk menjadi anggota DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, bagi caleg pemenang suara terbanyak sistem peringkat, sesuai aturan dan peraturan yang berlaku.

Menatap hal tersebut Catur Club CCS mengklaim bahwa caleg dapil II dari partai PKPI, wilayah pemilihan medan sunggal, medan selayang, medan tuntungan, medan johor, medan polonia, dan medan maimun, berpeluang merebut satu kursi duduk di DPRD kota madia medan di pemilu 2014 nanti, pasalnya, dari dua belas caleg yang di turunkan partai bernomor urut 15 (lima belas) tersebut bertengger tiga caleg bertipe unggulan dan punya talenta berkompetisi, masing-masing nomor urut 1 (satu) Andi Lumban Gaol, dan nomor urut 2 (dua) Pinondang Nababan serta no urut 7 (tujuh) Binsar Simarmata.

Ibarat bermain catur di wilayah dapil dua partai PKPI dapat bersaing ketat dengan partai Demokrat, PDIP, dan Golkar menelurkan calegnya khususnya dari pemilihan dapil dua nantinya.

Disisi lainnya, keunggulan ketiga caleg ini bermula dari perumnas simalingkar kelurahan mangga kecamatan medan tuntungan, dan ironisnya lagi caleg Sumut II dari partai yang sama atas nama WASHINGTON PANE, berada diatas kertas dari pesaingnya baik dari nomor urut satu dan nomor urut enam.

Ditambahkan ketua CCS J Girsang mengatakan,” setiap atlet Catur Club CCS yang memprediksi atau mengamat harus memakai sistem lihat, perhatikan dan kerjakan dan tidak etis memakai sistem prediksi atau amatan ala meluruskan benang yang basah,” paparnya (04).


Ingot Pilkada Taput putaran kedua 11,Desember 2013, Beha Hita ! HE..HE..HE..Bersing Dalam Kompetisi Sudah Tradisi...04.